KEWIBAWAAN SEORANG PENDIDIK
Pendidikan
adalah usaha yang dilakukan secara sadar oleh orang dewasa kepada orang yang
belum dewasa untuk mencapai tujuan pendidikan yaitu membentuk pribadi,
menanamkan nilai-nilai baik nilai moral, budi pekerti, etika, estetika,
karakter dengan harapan setelah mereka dewasa menjadi manusia yang berguna
untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat, negara dan agama. Secara teoritis
pendidikan akan berakhir jika anak telah dewasa baik usia, pikiran, perasaan,
kemauan sehingga bertingkah laku dewasa artinya dapat mempertanggung jawabkan
tingkah laku atau perbuatannya .
Dua
faktor penting dalam pendidikan yaitu anak didik dan pendidik. Anak didik
adalah individu yang tumbuh dan berkembang sehingga memperlukan bantuan
pendidik untuk membimbing pertumbuhan
dan perkembangan sesuai dengan tahap perkembangan sesuai dengan tahap
perkembangan. Pendidik adalah orang yang mampu melaksanakan tugas mendidik
dalam situasi pendidikan untuk pencapai tujuan pendidikan. Sifat-sifat yang
harus dimiliki seorang pendidik yaitu sehat jasmani dan rohani, bertanggung
jawab, jujur, sabar, terampil, mempunyai wawasan luas dan berwibawa.
Kewibawaan
sangat penting bagi seorang pendidik. Kewibawaan adalah berasal dari kata
wibawa yang berarti pembawaan untuk dapat menguasai dan mempengaruhi orang lain
melalui sikap dan tingkah laku yang mengandung kepemimpinan dan penuh daya
tarik (kharisma). Agar pendidik berwibawa maka diperlukan penampilan yang baik,
penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, berbicara yang menarik dan jujur.
Sehingga disegani , ditaati dan dipatuhi oleh anak didik.
Peran kewibawaan ini dalam
pendidikan cukup penting sekali karena pendidikan yang mempunyai kewibawaan
dimata anak didik sangat dibutuhkan dalam menghantarkan anak didik menuju
pribadi dewasa susila. Kewibawaan sangat penting dalam pendidikan sebab anak
didik sebagai pribadi yang bebas dan merdeka dapat saja menolak atau meneri
pendidikan. Dengan menerima kewibawaan pendidik, anak didik mendapatkan
kesempatan dan bantuan yang berarti dalam mengembangkan dirinya sebagai pribadi
dewasa.
Kewibawaan
dalam pendidikan akan terbentuk apa bila ada komunikasi timbal balik antara
pendidik dan anak didik. Keduanya saling mendengarkan, merespon, dan memberi umpan
balik demi tercapainnya tujuan atau pemecahan masalah yang mereka hadapi dalam
kegiatan belajar mengajar, sehigga menempatkan anak didik pada kerangka
berpikir untuk mau mendengarkan gurunya dan juga membuat hubungan pendidik
dengan anak didik menjadi baik berlandaskan saling pengertian, menghormati dan
memperhatikan. Dengan demikian akan terbentuk suasana murid menyukai guru dan
guru menyukai murid, oleh karena itu sebagai calon pendidik mari belajar
sungguh-sungguh agar kita nantinya menjadi pendidik yang barwibawa yang disegani,
ditaati, dipatuhi, disukai dan disayangi anak didik. Mari kita didik anak-anak
didik kita nantinya dengan rasa penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab baik
terhadap diri sendiri, masyarakat dan Allah SWT.
Memang
mendidik bukanlah pekerjaan yang sangat mudah karena yang kita hadapi adalah
anak didik dengan berbagai macam perbedaan individu. Jika kita mendidik dengan
cara pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan mudah-mudahan kita
menjadi pendidik-pendidik berwibawa yang diharapkan oleh anak didik kita
nantinya. Mari kita satukan asa untuk mendidik putra putri bangsa Indonesia
tercinta ini.
NAMA :
NOVI REVIDA
JURUSAN : PGSD
NIM : 1815130333
Tidak ada komentar:
Posting Komentar