SELAMAT DATANG DI BLOG MAHASISWA BARU PGSD FIP UNJ 2013 SALAM GOLD

Selasa, 20 Agustus 2013

AKU UNTUK PEDIDIKAN INDONESIA

KEWIBAWAAN SEORANG PENDIDIK

                Pendidikan adalah usaha yang dilakukan secara sadar oleh orang dewasa kepada orang yang belum dewasa untuk mencapai tujuan pendidikan yaitu membentuk pribadi, menanamkan nilai-nilai baik nilai moral, budi pekerti, etika, estetika, karakter dengan harapan setelah mereka dewasa menjadi manusia yang berguna untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat, negara dan agama. Secara teoritis pendidikan akan berakhir jika anak telah dewasa baik usia, pikiran, perasaan, kemauan sehingga bertingkah laku dewasa artinya dapat mempertanggung jawabkan tingkah laku atau perbuatannya .
                Dua faktor penting dalam pendidikan yaitu anak didik dan pendidik. Anak didik adalah individu yang tumbuh dan berkembang sehingga memperlukan bantuan pendidik untuk membimbing  pertumbuhan dan perkembangan sesuai dengan tahap perkembangan sesuai dengan tahap perkembangan. Pendidik adalah orang yang mampu melaksanakan tugas mendidik dalam situasi pendidikan untuk pencapai tujuan pendidikan. Sifat-sifat yang harus dimiliki seorang pendidik yaitu sehat jasmani dan rohani, bertanggung jawab, jujur, sabar, terampil, mempunyai wawasan luas dan berwibawa.
                Kewibawaan sangat penting bagi seorang pendidik. Kewibawaan adalah berasal dari kata wibawa yang berarti pembawaan untuk dapat menguasai dan mempengaruhi orang lain melalui sikap dan tingkah laku yang mengandung kepemimpinan dan penuh daya tarik (kharisma). Agar pendidik berwibawa maka diperlukan penampilan yang baik, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, berbicara yang menarik dan jujur. Sehingga disegani , ditaati dan dipatuhi oleh anak didik.
                Peran kewibawaan ini dalam pendidikan cukup penting sekali karena pendidikan yang mempunyai kewibawaan dimata anak didik sangat dibutuhkan dalam menghantarkan anak didik menuju pribadi dewasa susila. Kewibawaan sangat penting dalam pendidikan sebab anak didik sebagai pribadi yang bebas dan merdeka dapat saja menolak atau meneri pendidikan. Dengan menerima kewibawaan pendidik, anak didik mendapatkan kesempatan dan bantuan yang berarti dalam mengembangkan dirinya sebagai pribadi dewasa.
                Kewibawaan dalam pendidikan akan terbentuk apa bila ada komunikasi timbal balik antara pendidik dan anak didik. Keduanya saling mendengarkan, merespon, dan memberi umpan balik demi tercapainnya tujuan atau pemecahan masalah yang mereka hadapi dalam kegiatan belajar mengajar, sehigga menempatkan anak didik pada kerangka berpikir untuk mau mendengarkan gurunya dan juga membuat hubungan pendidik dengan anak didik menjadi baik berlandaskan saling pengertian, menghormati dan memperhatikan. Dengan demikian akan terbentuk suasana murid menyukai guru dan guru menyukai murid, oleh karena itu sebagai calon pendidik mari belajar sungguh-sungguh agar kita nantinya menjadi pendidik yang barwibawa yang disegani, ditaati, dipatuhi, disukai dan disayangi anak didik. Mari kita didik anak-anak didik kita nantinya dengan rasa penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab baik terhadap diri sendiri, masyarakat dan Allah SWT.
                Memang mendidik bukanlah pekerjaan yang sangat mudah karena yang kita hadapi adalah anak didik dengan berbagai macam perbedaan individu. Jika kita mendidik dengan cara pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan mudah-mudahan kita menjadi pendidik-pendidik berwibawa yang diharapkan oleh anak didik kita nantinya. Mari kita satukan asa untuk mendidik putra putri bangsa Indonesia tercinta ini.

NAMA      : NOVI REVIDA
JURUSAN  : PGSD

NIM            : 1815130333

Tidak ada komentar:

Posting Komentar