Tema : Aku untuk Pendidikan Indonesia
Aku hanyalah seorang perempuan yang dahulu sewaktu kecil
mempunyai sebuah cita-cita untuk menjadi seorang guru. Tapi ketika itu impian
itu aku kira hanya akan menjadi sebuah mimpi, hingga ada saatnya ketika mimpi
itu terbuka jalannya dan aku mulai menyadari mimpi itu harus aku capai. Aku ingin
menjadi seorang pengajar muda, aku ingin bermanfaat bagi orang lain, aku ingin
mentrasfer ilmu yang slama ini aku dapat, aku ingin membuat negara ku menjadi
maju dalam pendidikannya. Aku tau mimpi ku ini tak mudah karena Indonesia itu
luas bukan hanya ada beberapa daerah tapi ada 33 provinsi banyangkan saja jika
dalam satu provinsi ada berapa kecamatan, ada berapa kelurahan dan ada berapa
RT dan RW, mungkin ribuan. Itu baru satu provinsi kita ada 33 provinsi loh..
unbelieveble!!! Believe it :D
Yaaaa katanya Indonesia itu sudah merdeka sejak tahun 1945
yang sudah mau hampir 68tahun artinya Indonesia terbebas dari penjajahan. Tapi
pada kenyataan nya banyak rakyat yang masih terpuruk dalam ekonomi,
kesejahtareaan, bahkan dalam hal pendidikan. Lalu bagaimana cara merubah ini
semua?? Kita kan gak mungkin angkat senjata lagi atau angkat bambu runcing???
Wake up guys!! Kita yang harus merubah ini semua, yap merubah kearah yang lebih
baik lagi. Bayangkan saja ada berapa banyak anak-anak di desa-desa terpencil
yang belum mendapatkan hak merdeka mereka untuk meraih pendidikan. Pendidikan
disana bagaikan emas murni yang tak ternilai mungkin harganya. Pendidikan
disana itu bagai buah simalakama ya jika kita tidak perpendidikan kita bisa
saja dibodohi orang lain kalaupun kita ingin punya pendidikan banyak yang harus
kita korbankan bahkan ada yang bertaruh dengan nyawa karena harus menempuh
sungai bahkan laut yang deras untuk mencapai kesekolah. Ada yang harus
melintasi bukit, lembah, bahkan gunung untuk sampai ketempat pendidikan
tersebut.
Dari situ hatiku tergerak untuk menjadi pengajar muda suatu
hari ditempat-tempat yang belum terjamah oleh pemerintahan yang katanya
negaranya sudah merdeka tapi pada kenyataannya berbeda. Banyak memang yang
bilang apa nanti yang didapat kalau kamu menjadi pengajar di daerah terpencil,
tunjangan? Gaji yang besar? atau apa??
Aku ingin suatu hari dapat menjawab dengan jawaban seperti ini “aku memang tidak mendapat tunjangan ataupun
gaji yang besar tapi aku mendapatkan beberapa murid yang sekarang mereka sudah
bisa membaca dan menulis”
Aku ingin semua anak-anak didesa terpencil mendapatkan hak
mereka untuk belajar dan mempunyai pendidikan untuk mereka kedepannya. Aku
bersyukur karena aku masih bisa mendapatkan yang mungkin mereka tidak dapatkan.
Lalu aku berfikir untuk apa aku pintar atau aku belajar banyak ataupun belajar
tinggi-tinggi tapi ilmu yang aku punya tidak aku manfaatkan kepada yang belum
mengetahui. Seperti pohon yang berbuah tapi buahnya tidak dimanfaatkan ataupun
tidak diambil oleh orang, aku tidak mau menjadi pohon yang seperti itu. Aku
ingin buah yang ada dalam pohon tersebut dimanfaatkan orang lain untuk diambil
buahnya ataupun untuk dijual kembali dan membuat yang menjual itu sejahterah.
Aku ingin seperti itu, ilmu yang aku dapat membawa orang lain menjadi seorang
yang kedepannya mampu membuat dirinya atau bahkan membuat negaranya menjadi
maju karena ilmu yang sudah ku berikan ia terapkan. Jadi tugasku sekarang adalah
menyerap semua ilmu yang sudah diberikan kepadaku dan akan aku transfer semua
ilmu yang sudah ku serap kepada muridku nanti. Aku Fani Dwi Cahyani suatu hari
akan mewujudkan mimpi-mimpiku ini. Aku untuk pendidikan Indonesia.
Nama : Fani Dwi Cahyani
Nim : 1815133347
Jurusan : Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar